Label
- BEST ART (9)
- Budaya dan Budayawan (11)
- CATATAN PUISI DAN SAJAK (2)
- GADGET (2)
- GALERI OPINI (2)
- HOBI (1)
- INFO TERBARU (4)
- MUSISI (6)
- PERSONIL BAND (2)
- PERTUNJUKAN dan KONSER (4)
- QUOTES (3)
- Teka-teki Yang Ganjil (1)
- Tentang SASTRA (6)
- TIPS dan TRIK (2)
- Tips KESEHATAN (2)
Jumat, 03 Maret 2017
Jadwal pagelaran Wayang Panggung Candi Bentar TMII
Kamis, 20 Oktober 2016
MENYISIR TANAH MERAH (Kolaborasi Sisir Tanah dan Merah Bercerita)
Sesampainya di sana kami agak bingung melihat penjaga di pintu masuk acara, kami sempat mengira itu penjual tiket, maklum, kami memang berpikir bahwa acara itu gratis, hehehe. Setelah agak mendekat dan memperhatikan satu persatu orang yang masuk, kami baru tahu itu panitia yang hanya memeriksa barang bawaan, kami pun langsung masuk tanpa diperiksa karena kami tidak membawa tas. Di dalam belum terlalu banyak penonton, acara juga belum dimulai, tetapi panggung yang dihiasi lampu dan diapit dua monitor besar menarik kami untuk duduk di rerumputan bersama beberapa orang yang tampaknya juga tak sabar menunggu dimulainya acara.
Sekitar Pukul 19:00 WIB
Acara pun dimulai dengan sambutan dari beberapa pengisi acara dan juga pemutaran video tentang visi misi Aksi2015 tersebut. Ada juga ABDUR dari stand up comedy.
Sekitar Pukul 20:30 WIB
Fajar Merah(Merah Bercerita) dan Sisir Tanah tampil membawakan lagu Bunga dan Tembok, musikalisasi puisi karya Wiji Thukul (Ayah Fajar). Kolaborasi mereka juga membawakan lagu Kebenaran Akan Terus Hidup(Merah Bercerita), Konservasi Konflik (Sisir Tanah). Gedung Arsip Nasional terasa terbawa suasana dalam setiap alunan nada dan lirik mereka yang menggetarkan jiwa, mata kami seakan tak berkedip melihat pertunjukan luar biasa ini.
Setelah Menyisir Tanah Merah, ada juga EFEK RUMAH KACA , VIMAST, dan DIALOG DINI HARI, sayangnya mata kami yang sudah ngantuk berat akibat begadang sehari sebelumnya memaksa kami untuk pulang lebih awal. Penampilan kedua Band tersebut terpaksa kami lewatkan.
Minggu, 27 Maret 2016
A D A Band tampil beda di album barunya
ADA Band terlihat berbeda saat meluncurkan albun barunya beberapa waktu lalu. Sejak 20 tahun berkarya di industri musik Indonesia, Doni (vokal), Adhy(drum), Dika(bass), dan Marshal (gitar), biasa membuat dan menyanyikan lagu-lagu cinta dibalut musik pop.
Kini, di usia yang sudah dua dekade, ADA Band mencoba bereksperimen memainkan beragam genre musik lewat album Chemistry. Di album yang ke-13 ini, ADA Band juga akan memainkan reggae, rock, hingga electonic dance music (EDM).
"Kami kemas semua genre musik itu agar ADA Band bisa tampil lebih fresh dan rasanya berbeda dari album sebelumnya," kata Doni di Texas Chicken Restaurant, Menteng, Jakarta Pusat.
Tampil memainkan beragam genre diluar pop itu dianggap bisa sekaligus mengobati kerinduan para penggemar ADA Band.
Doni berharap, album barunya ini bisa mengulangi bahkan melebihi kesuksesan ADA Band ketika merilis album Masa demi masa. Kala itu, album tersebut terjual hingga lebih dari 150.000 keping CD dan memperoleh 10 Platinum Award.
Senin, 21 Maret 2016
Pertunjukan SEMARAK WAYANG PESONA INDONESIA
Datang dan Saksikan !
*Semarak Wayang Pesona Indonesia*
Yang akan digelar di Parkir Timur Senayan Jakarta pada tanggal 26 Maret 2016.
Dengan pertunjukan ini, Kementrian Pariwisata ingin membuktikan bahwa wayang pun tak lekang ditelan zaman. Seni tradisional ini bisa dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat. Bisa menghibur. Bisa mendidik. Bahkan tema yang diangkat pun bisa diambil dari isu yang sedang hangat di masyarakat.
"Pertunjukan ini dimaksudkan untuk mendorong kreatifitas para seniman dan pelaku seni di bidang seni pedalangan dan pewayangan. Juga mendorong minat masyarakat untuk berwisata budaya dengan lebih mengenal, memahami, dan menghargai atraksi wisata budaya dalam kreasi seni pedalangan dan pewayangan," ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti, yang didampingi Asdep Pengembangan Pasar Personal, Raseno Arya, akhir minggu lalu.
Nantinya, pementasan ini akan menyajikan empat jenis wayang. Ada Wayang Ajen, wayang yang pernah dikolaborasikan dengan budaya timur tengah, februari lalu. Ada juga Wayang kulit Langen Budaya Indramayu, Wayang kulit Tuton Jawa, dan Wayang Golek Mursidin Banten.
" Masing-masing memiliki ciri khas berbeda. Dan semuanya akan disajikan oleh dalang kondang," terang Esthy.
Untuk lebih memperkenalkan seni pertunjukan wayang pada generasi muda, Kementrian Pariwisata akan menyelenggarakan workshop seni pertunjukan wayang yang berlangsung pada sore hari sebelum malam pertunjukan ini.
"Tidak perlu takut menonton wayang, karena menonton wayang tidak akan membuat kita kuno. Semarak Wayang Pesona Indonesia 2016 akan membuktikan hal itu," beber Esthy.









